WAKTU


Breaking News

Blogroll

Thursday, August 27, 2015

Ketika Game Online berumur pendek

Ketika Game Online berumur pendek

Namanya game online tentunya sudah lazim diketahui oleh para pecinta game, gamers. Mulai dari anak-anak, remaja bahkan hingga orang tua. Apalagi tahun ini banyak sekali publisher game online yang menghadirkan banyak game ke Indonesia.






Paling enak bermain game bersama teman-teman dan berpetualang bersama berlomba menjadi yang terkuat atau terkenal. Tentu saja game yang biasanya bertipe RPG ini memerlukan pengorbanan waktu yang cukup banyak untuk menjadi yang terkuat atau terkenal di dalam dunia game. Mengetahui fakta tentang game RPG yang memakan waktu yang tidak sedikit untuk memainkannya, di sisi lain hal ini bertentangan dengan realita yang ada, yakni umur game online saat ini cenderung pendek.
Contohnya saja dalam 5 tahun terakhir ini. Ada banyak game yang keluar masuk ke Indonesia. Mulai dari web based game dan desktop game. Umur rata-rata game yang baru-baru saat ini sekitar 1-2 tahun saja. Misalnya pada bulan pertama ramai membagikan hadiah yang heboh, bulan ke dua ramai undian mendadak, saking ramainya dan saking hebohnya, para gamers yang memainkan game tersebut menjadi hardcore. Keadaan dimana seseorang mendalami atau memainkan game tersebut melebihi normal. Misal main gamenya 2 hari 2 malam non stop, ya jangan heran dalam 1 bulan saja level sudah mentok jika memainkan secara hardcore.
Alhasil pada bulan ke enam para gamers ada yang sudah mencapai level maksimal, ada yang hampir mencapai level maksimal. Lalu pada bulan ke tujuh game sudah mulai sepi, karena patch game yang belum juga update. Lalu pada periode 1 tahun game tersebut benar-benar sepi dan yang memainkan mungkin bisa dihitung menggunakan jari.
Belajar dari pengalaman ini adalah, seharusnya para publisher game pintar menyiasati bagaimana game tersebut seharusnya bertahan paling tidak 2~3 tahun. Kalau sekedar untuk meraup keuntungan saja mudah kok. Tapi sayang, game yang pendek umurnya itu enggak banget deh. Hanya menghabiskan waktu, tenaga dan uang saja. Semoga perusahaan publisher yang ada belajar dari yang sudah ada dan tidak ASAL dalam merekrut sumber daya manusia dan TIDAK ASAL mengambil gamenya.

No comments:

Post a Comment

Design By : Dani Ramadhan